KOMENTAR
Disini saya akan membahas
mengenai puisi-puisi dan cerpen karya Niken Indah Wardani dengan menggunakan
pendekatan Impresionistik atau tanggapan pembaca terhadap sebuah karya sastra.
Pertama adalah puisi berjudul “ Anak-anak Jalanan “ , yang saya dapat tangkap
dari puisi ini adalah kisah mengenai kehidupan anak jalanan pada umumnya
yang menyangkut mengenai cara hidup
mereka dan lingkungan hidup mereka yang keras dan penuh dengan derita.
Kedua adalah puisi berjudul “
1998” , Disini puisi di tulis berdasarkan kejadian kerusuhan di tahun 1998 yang
di gambarkan dengan cukup baik terlihat dari beberapa diksi yang mencoba
memberitahu kita tentang kacau nya masa itu dengan tokoh utama para mahasiswa
dan aparat negara .
Ketiga adalah puisi berjudul “
Aku Percaya” , Puisi bernuansa ketuhanan ini menggambarkan kehidupan seorang
hamba yang tidak lepas dari godaan-godaan duniawi tetapi di dalam dirinya
terdapat kepasrahan dan kepercayaan kepada tuhan mengenai hanya pada diri-NYA lah kita percaya.
Terakhir adalah cerpen berjudul “
Caramel Latte” , cerpen yang bercerita
mengenai Wangi seorang peracik kopi pada sebuah kafe yang
jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap seseorang pelanggan bernama
Rizal yang selalu memesan kopi caramel
latte buatannya . Kisah mereka beranjut pada sebuah kebetulan yang tak disangka
yang mengawali kisah cinta pada cerita ini. Hubungan itu beranjut dan sampai
pada suatu saat Rizal tiba-tiba menghilang setahun lamanya tanpa kabar apapun,
Wangi pun resah dan bingung kemana sebenarnya Rizal pergi hingga pada suatu
hari muncul Galang sahabat Rizal yang memberitahu bahwa Rizal telah tiada 8
bulan yang lalu karena penyakit Leukimia kepada Wangi .
Dari Puisi dan cerpen di atas
saya beranggapan karya sastra ini sudah cukup baik walau masih ada kesalahan
maupun kekurangan di sana-sini entah itu dari segi penulisan maupun cerita
tetapi sebagai pembaca awam saya cukup menikmati karya-karya ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar