Kamis, 10 Maret 2016



KOMENTAR
Disini saya akan membahas mengenai puisi-puisi dan cerpen karya Niken Indah Wardani dengan menggunakan pendekatan Impresionistik atau tanggapan pembaca terhadap sebuah karya sastra. Pertama adalah puisi berjudul “ Anak-anak Jalanan “ , yang saya dapat tangkap dari puisi ini adalah kisah mengenai kehidupan anak jalanan pada umumnya yang  menyangkut mengenai cara hidup mereka dan lingkungan hidup mereka yang keras dan penuh dengan derita.
Kedua adalah puisi berjudul “ 1998” , Disini puisi di tulis berdasarkan kejadian kerusuhan di tahun 1998 yang di gambarkan dengan cukup baik terlihat dari beberapa diksi yang mencoba memberitahu kita tentang kacau nya masa itu dengan tokoh utama para mahasiswa dan aparat negara .
Ketiga adalah puisi berjudul “ Aku Percaya” , Puisi bernuansa ketuhanan ini menggambarkan kehidupan seorang hamba yang tidak lepas dari godaan-godaan duniawi tetapi di dalam dirinya terdapat kepasrahan dan kepercayaan kepada tuhan mengenai  hanya pada diri-NYA lah kita percaya.
Terakhir adalah cerpen berjudul “ Caramel Latte”  , cerpen yang bercerita mengenai  Wangi  seorang peracik kopi pada sebuah kafe yang jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap seseorang pelanggan bernama Rizal  yang selalu memesan kopi caramel latte buatannya . Kisah mereka beranjut pada sebuah kebetulan yang tak disangka yang mengawali kisah cinta pada cerita ini. Hubungan itu beranjut dan sampai pada suatu saat Rizal tiba-tiba menghilang setahun lamanya tanpa kabar apapun, Wangi pun resah dan bingung kemana sebenarnya Rizal pergi hingga pada suatu hari muncul Galang sahabat Rizal yang memberitahu bahwa Rizal telah tiada 8 bulan yang lalu karena penyakit Leukimia kepada Wangi .
Dari Puisi dan cerpen di atas saya beranggapan karya sastra ini sudah cukup baik walau masih ada kesalahan maupun kekurangan di sana-sini entah itu dari segi penulisan maupun cerita tetapi sebagai pembaca awam saya cukup menikmati karya-karya ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar